Title

Isu Content Social Media Dalam Kasus-Kasus SARA di Indonesia

Abstract
Untuk mengetahui konten-konten di media sosial yang berkaitan dengan Isu SARA di Indonesia dari tahun 2013 hingga 2015. Untuk mengetahui alasan perlunya Etika Bermedia sosial dalam konteks masyarakat multietnis. Teori yang digunakan dalam penelitian ini adalah Cyberculture meliputi relasi antara nature dan technology. Pesan dalam cyber culture bila merupakan sebuah pesan yang memperkenalkan sebuah aksi atau reaksi. Metode Penelitian yang digunakan adalah metode kualitatif deskriptif dengan melakukan wawancara semi terstruktur dengan para informan yang sudah dipilih dan sesuai objek penelitian (purposive sampling) dan literature review. Teknik validasi yang dipakai yaitu dengan mewawancara pengamat dan pakar social media. Analisis data menggunakan reduksi data. Hasil penelitian: Dalam Tahun 2013 hingga 2015 terdapat beberapa isi media sosial yang bermuatan Suku, Agama, Ras dan Antar Golongan yang menimbulkan konflik di masyarakat multietnis seperti Indonesia. Hal itu terjadi karena masyarakat penggunan media sosial belum memahami etika bermedia sosial. Akibat ketidakpahaman terhadap etika bermedia sosial berdampak pada masalah hukum. Peran pendidikan sangat diperlukan untuk mensosialisasikan etika bermedia social. Pemerintah perlu membuat kebijakan khusus dengan memberdayakan masyarakat melalui jalur pendidikan, komunitas dan organisasi kemasyrakatan agar paham etika komunikasi dalam penggunaan media sosial. Caranya mengaktifkan Etika bermedia sosial yang melibatkan peran masyarakat dan Kalangan industri. (LE)
Keywords
Content, Di Indonesia, Isu SARA, Social Media
Source of Fund
Hibah BINUS
Funding Institution
BINUS
Fund
Rp.8.000.000,00
Contract Number
044.A/VR.RTT/V/2015
Author(s)
  • Dr. Dra. Lidya Wati Evelina, M.M

    Dr. Dra. Lidya Wati Evelina, M.M

  • Agus Wasita, BBA., M.H.

    Agus Wasita, BBA., M.H.

  • Astrid Haryanti, B.Comn., M.Si

    Astrid Haryanti, B.Comn., M.Si